BATANG HARI – Desa Buluh Kasab Viral Lagi, Warga Keluhkan Maraknya Peredaran Sabu di Media Sosial

 

BATANG HARI – DIGDAYAPOST.WEB.ID — Desa Buluh Kasab, Kecamatan Maro Sebo Ilir, kembali menjadi sorotan publik setelah keluhan masyarakat terkait maraknya peredaran narkotika jenis sabu viral di berbagai platform media sosial. Postingan tersebut memicu gelombang komentar netizen yang menilai situasi di desa tersebut semakin meresahkan dan membutuhkan penanganan serius dari aparat berwenang.

 

Dalam unggahan yang beredar, warga menyampaikan keresahan karena aktivitas peredaran sabu dinilai semakin terbuka dan tak terkendali. Kondisi ini membuat masyarakat khawatir terhadap masa depan generasi muda di daerah tersebut.

 

“Kalau gini terus, hancur generasi. Orang tua susah payah bangun rumah, buat ladang. Tapi anaknya candu, dan pada akhirnya harta itu bisa habis terjual,” tulis salah satu warga dalam komentar yang viral.

 

Rentetan Masalah yang Dinilai Membayangi Kabupaten Batang Hari

Postingan mengenai maraknya narkoba sekaligus memicu kembali diskusi tentang berbagai persoalan penting di Kabupaten Batang Hari yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat, di antaranya:

 

1. Pemerintah dan pejabat yang di duga kurang tanggap dengan kejadian kabupaten batang hari.

2. Aparat Penegak hukum di harapakan lebih cepat menangani keluhan masyarakat.

3. Isu lingkungan, termasuk persoalan  kerusakan alam.

4. Infrastruktur rusak dan tak kunjung diperbaiki.

5. Maraknya peredaran narkoba.

6. Kesejahteraan honorer rendah, termasuk gaji yang tak kunjung cair.

7. Kualitas pendidikan yang masih rendah.

8. Kurangnya kesadaran masyarakat dan lemahnya peran orang tua dalam mendidik anak.

9. Pungli dan premanisme yang masih terjadi.

10. Minimnya kepedulian masyarakat terhadap kondisi daerahnya sendiri.

 

 

Berbagai persoalan tersebut dinilai saling berkaitan, dan jika tidak diatasi secara komprehensif, dikhawatirkan akan berdampak semakin buruk terhadap keamanan serta kualitas hidup masyarakat Batang Hari.

 

Ketua LCKI Batang Hari: “Kalau Tidak Ditindak Masif, Batang Hari Bisa Hancur”

Menanggapi viralnya isu peredaran sabu di Desa Buluh Kasab, Ketua LCKI Batang Hari, Yernawita, SH, memberikan pernyataan tegas. Ia menilai bahwa aparat harus melakukan tindakan lebih serius dan masif sebelum kondisi ini semakin parah.

 

“Peredaran sabu ini tidak bisa dianggap sepele. Jika tidak segera ditindak secara masif dan terukur, hal ini bisa menyebabkan kehancuran Kabupaten Batang Hari. Generasi muda yang rusak hari ini adalah keruntuhan daerah di masa depan,” tegas Yernawita.

 

Ia juga meminta masyarakat untuk lebih berani melapor dan tidak membiarkan pengedar maupun pengguna narkoba merajalela di lingkungan mereka.

 

*Harapan Masyarakat: Ada Keseriusan Aparat dan Pemerintah*

Warga berharap, viralnya isu ini dapat membuka mata semua pihak bahwa Kabupaten Batang Hari sedang berada dalam situasi “darurat narkoba”. Mereka menuntut langkah nyata dari kepolisian, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah kabupaten untuk bertindak cepat.

 

Masyarakat menilai bahwa jika kondisi ini dibiarkan, maka bukan hanya keamanan yang terganggu, tetapi masa depan generasi daerah juga bisa terancam.

 

“Kami berharap aparat turun tangan serius. Jangan tunggu sampai Desa Buluh Kasab benar-benar rusak oleh sabu,” ungkap salah satu warga dalam komentar di media sosial.(TIM Digdaya)