Ketua BPABB Edi Sucipto Batang Hari Bantah Isu Pengeroyokan dan Perampasan Sopir BB

 

Batang Hari —DIGDAYAPOST.WEB.ID Tgl 03/12/25

Menanggapi pemberitaan media online NetizenJambi.com terkait dugaan pengeroyokan serta perampasan DO dan uang jalan terhadap sopir BB, Ketua BPABB Kabupaten Batang Hari, Edi Sucipto, memberikan klarifikasi resmi kepada media ini.

Pada Rabu (03/12/2025), tim media LMP-iNews.com meminta Edi menjelaskan kronologi lengkap terkait persoalan tersebut.

 

Dalam keterangannya, Edi menegaskan bahwa informasi mengenai adanya pemukulan maupun perampasan oleh Satgas BPABB adalah tidak benar.

 

“Awal Mula Persoalan”

Edi menjelaskan bahwa masalah ini bermula dari seorang sopir berinisial A (Anton), yang diduga merupakan warga asli Ladang Panjang, Sarolangun, dan kini tinggal di wilayah Kebun Baru Pal 5, Tembesi.

 

Sekitar tiga minggu sebelum laporan polisi dibuat, sekitar pukul 19.00 WIB, A hendak melewati pos pantau BPABB untuk memarkirkan kendaraan di depan rumahnya. Pada saat itu, jam operasional pos belum dimulai, sehingga Satgas BPABB bernama Ijal menghentikan kendaraan tersebut.

 

“Bang Ijal hanya menjalankan aturan. Bahkan sopir A ditawari memarkirkan mobil di pos, dan kendaraan kami pinjamkan agar ia bisa pulang,” jelas Edi.

 

“Ucapan Tak Pantas di Grup Jalur Langit”

Namun setelah kejadian itu, A diduga justru menuliskan kata-kata kasar dan tidak pantas di grup Jalur Langit, sebuah grup komunikasi sopir jalur lurus. Pesan tersebut berisi hinaan dan ujaran tidak beradab yang ditujukan kepada Satgas BPABB, seperti:

 

‘Satgas ka**pang’,

‘Satgas pxxpxxk’,

serta sejumlah ucapan jorok lainnya yang dinilai sangat melecehkan.

 

 

Atas hal tersebut, Satgas BPABB memanggil A untuk klarifikasi dan pembinaan, bukan pengeroyokan sebagaimana diberitakan.

 

“Tidak Ada Unsur Kekerasan”

“Tidak ada pemaksaan berhenti. Dia justru mampir sendiri ke pos. Kami hanya meminta klarifikasi, dan A sudah membuat video permintaan maaf. Setelah itu pergi dengan baik,” tegas Edi.

 

Namun keesokan harinya, A melaporkan anggota dan pengurus BPABB ke Polres Batang Hari dengan tuduhan pemukulan dan perampasan.

 

“Statement Ketua LCKI Batang Hari, Yernawita SH”

Menanggapi adanya laporan tersebut, Ketua LCKI (Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia) Kabupaten Batang Hari, Yernawita, SH, turut memberikan pandangan.

 

Menurutnya, kejadian seperti ini seharusnya tidak perlu terjadi apabila semua pihak lebih menahan diri dan mengedepankan komunikasi yang baik.

 

“ menurut nya Para sopir juga harusnya lebih mawas diri dalam bertindak dan bertutur kata, demi kebaikan bersama,” ujar Yernawita.

Kita harus saling menghargai satu dengan lainya karena kekompakan adalah terjalinya persatuan. Meski tidak merasa tergabung dalam BPABB kabupaten batang hari namun tugas mereka adalah mengatur penyekatan jam operasional di daerah muara tembesi.

 

 

Menanggapi masalh laporan anton di polres batang hari beliau menerangkan boleh saja dan itu hak semua warga masyarakat Indonesia,namun laporan harus di dasari bukti dan saksi .Yernawita mengimbau pada setiap pihak mencoba untk menahan diri agar situasi kondusif dan kantibmas berjalan dengan aman dan sesuai yang kita harapkan bersama.

 

“BPABB Siap Menjalani Proses Hukum”

Edi Sucipto memastikan bahwa pihaknya siap memenuhi panggilan penyidik dan memberikan keterangan sesuai hukum yang berlaku.

 

“Kami tegaskan, tidak ada pengeroyokan, tidak ada pemukulan, dan tidak ada perampasan seperti yang diberitakan NetizenJambi.com,” tegasnya.

 

Ia menutup dengan imbauan kepada seluruh sopir agar lebih menjaga etika dalam berkomunikasi.

 

“Profesi sopir itu sama. Kita harus saling menghormati. Jangan sampai terpancing emosi dan memicu masalah seperti ini lagi,” tutupnya.(TIM)