HEBOH! Dugaan Ijazah Palsu Bupati Rohil Bistamam Kembali Meledak, Prof Sutan Nasomal Desak Presiden Turun Tangan
Pekanbaru –Digdayapost.web.id Polemik dugaan ijazah palsu yang menyeret nama Bupati Bistamam kembali menjadi sorotan publik. Kasus yang disebut telah dilaporkan ke Mabes Polri sejak tahun 2025 itu kini memicu kritik keras dari berbagai pihak karena dinilai berjalan lamban tanpa kepastian hukum.
Tokoh hukum nasional, Sutan Nasomal, bahkan meminta Presiden Republik Indonesia turun tangan agar aparat penegak hukum serius mengusut dugaan manipulasi data pendidikan tersebut.
Dalam pernyataannya, Prof Sutan Nasomal menegaskan bahwa kasus dugaan penggunaan ijazah bermasalah oleh kepala daerah tidak boleh dibiarkan menggantung terlalu lama karena dapat merusak kepercayaan publik terhadap hukum dan demokrasi. Ia meminta Kemendikbud, Kemendagri, serta aparat kepolisian membentuk tim khusus untuk membuka fakta sebenarnya.
Sorotan publik semakin tajam setelah muncul informasi adanya surat dari Mabes Polri yang disebut telah meminta Polda Riau menindaklanjuti laporan dugaan ijazah bermasalah tersebut. Namun hingga kini, pelapor mengaku belum menerima perkembangan signifikan terkait proses hukumnya.
Kasus ini sebelumnya ramai diperbincangkan usai adanya laporan terkait dugaan kejanggalan dokumen pendidikan milik Bistamam, mulai dari dugaan ketidaksesuaian data sekolah hingga dugaan administrasi pendidikan yang dinilai janggal. Berbagai pihak pun mendesak aparat penegak hukum bersikap transparan agar tidak muncul dugaan adanya perlindungan terhadap pejabat tertentu.
Di sisi lain, pendukung Bistamam juga melaporkan sejumlah akun media sosial ke Ditkrimsus Polda Riau terkait dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik yang menyerang Bupati Rokan Hilir tersebut di media sosial.(mrS)






