Ketum DPP PWDPI M. Nurullah RS Soroti Keamanan Ruang Digital: Anak dan Generasi Muda Perlu Perlindungan Serius
JAKARTA —Digdayapost.web.id Jum, at Tgl 23/10/26

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), M. Nurullah RS, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap keamanan ruang digital yang dinilai belum sepenuhnya mampu melindungi anak-anak dan generasi muda dari berbagai ancaman di dunia maya.
Menurut M. Nurullah RS, pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi harus diimbangi dengan sistem perlindungan yang memadai, khususnya bagi anak-anak dan remaja yang rentan terpapar berbagai konten negatif di internet.
“Ruang digital saat ini belum sepenuhnya aman untuk anak didik kita. Kita melihat begitu banyak konten yang tidak pantas, ujaran kebencian, penipuan daring, hingga ancaman kekerasan yang dengan mudah dapat diakses siapa saja tanpa batas,” ujar M. Nurullah RS, Jumat (23/10/2026).
Ia menegaskan bahwa perlindungan anak di ruang digital tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, tenaga pendidik, masyarakat, hingga insan pers.
Menurutnya, kemajuan teknologi tidak seharusnya dihadapi dengan menutup akses anak terhadap dunia digital. Sebaliknya, diperlukan pendampingan yang tepat agar generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
“Kita tidak bisa menutup akses terhadap teknologi, tetapi kita wajib memberikan pendampingan yang tepat. Literasi digital harus ditanamkan sejak dini agar anak-anak kita bijak dalam menyaring informasi,” tambahnya.
M. Nurullah RS juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas digital anak, termasuk memberikan pemahaman mengenai bahaya penyebaran informasi pribadi, perundungan siber (cyberbullying), penipuan daring, serta konten yang tidak sesuai dengan usia mereka.
Selain itu, lingkungan pendidikan diharapkan turut memperkuat literasi digital agar anak-anak tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami etika, risiko, dan tanggung jawab dalam beraktivitas di internet.
PWDPI Ajak Insan Pers Hadirkan Konten Positif”
Dalam kesempatan tersebut, M. Nurullah RS mengajak seluruh jajaran PWDPI di berbagai daerah untuk mengambil bagian dalam menciptakan ruang digital yang lebih sehat melalui penyebaran informasi yang positif, edukatif, dan bertanggung jawab.
Ia menilai media massa dan wartawan memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran publik mengenai pentingnya perlindungan anak di tengah perkembangan teknologi digital.
“Sebagai insan pers, kita memiliki peran strategis untuk menjadikan ruang digital sebagai ruang yang bermanfaat, bukan yang merugikan masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.
Ia berharap seluruh pihak dapat memperkuat kolaborasi dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan ramah anak, sehingga perkembangan teknologi benar-benar menjadi sarana pembelajaran, kreativitas, serta peningkatan kualitas generasi muda Indonesia.
(Humas DPP PWDPI)
Laporan: Wandi





